Showing posts with label arie harjanoviar. Show all posts
Showing posts with label arie harjanoviar. Show all posts

Sunday, June 3, 2012

sketsa di airport

2 buah sketsa saat berada di cengkareng_ dlm sebuah perjalanan. 0301612

*di publikasikan juga di:  http://arieharjanoviar.blogspot.com/ 

Tuesday, March 20, 2012

Barang-barang

Alih-alih mensketsa diluar ruangan, kali ini saya mencoba mengambil objek yang dekat dengan keseharian. Maksudnya saya memilih objek berupa barang-barang yang mudah dijumpai di rumah.

Beberapa waktu lalu seorang teman memberikan link blog milik seniman swedia, Nina Johansonn www.ninajohansson.se. Disana saya menemukan sketsa2 menarik mengenai barang-barang yang sehari-hari mudah di jumpai. Nina membuatnya begitu menarik. http://bit.ly/GADlO1, http://bit.ly/GCci8a. Saya pun lantas mencobanya dengan barang-barang yang ada dirumah saya. Yang saya pilih adalah sebuah tape model lama dan dua buah lampu teplok. Dan inilah hasilnya.

enjoy!

Linkdiposkan juga di: http://arieharjanoviar.blogspot.com/

Monday, February 13, 2012

di Bengkel Motor



Beberapa aktifitas yang umum di jumpai di bengkel - bengkel motor.
Kebetulan bulan ini saya berkesempatan magang di sebuah bengkel motor, dan inilah hasil curi - curi waktu di kala senggang saat tak ada banyak hal yang harus di kerjakan.
_media: ballpoint diatas kertas
diposkan juga di: http://arieharjanoviar.blogspot.com/

Sunday, January 22, 2012

tugboat

Beberapa hari ini dermaga -atau lebih tepatnya view tepi sungai kota- di kota kami di 'kunjungi' oleh sebuah kapal tunda (tugboat). Kapal ini mempunyai bentuk yang menarik.

Kapal tunda sendiri adalah kapal yang biasa digunakan untuk menarik kapal tongkang. Sedangkan kapal tongkang yang juga disebut kapal Ponton adalah kapal yang mempunyai lambung datar berbentuk kotak yang biasa digunakan untuk mengangkut barang atau menyeberangkan mobil jika sungai tersebut belum memiliki jembatan.
Begitu yang saya baca di wikipedia :D

Selama beberapa hari saya lihat kapal ini tetap berada di tempat dimana dia berada saat pertamakali di sini. Tak bergerak. Sepertinya sedang 'bermasalah' karena terlihat selalu didampingi oleh kapal patroli bea cukai atau kapal dari polisi air yang setia sekali berada di sampingnya.

Kapal ini menjadi pemandangan tersendiri bagi masyarakat yang sedang menghabiskan waktu santai (biasanya sore hari) di Tepi sungai ini, yang juga merupakan objek wisata favorit di sini.
Biasanya pemandangan yang rutin dilihat adalah badan sungai yang memang cukup besar dengan kapal-kapal kecil berlalu-lalang di atasnya. Kapal-kapal kecil tersebut merupakan alat transportasi untuk menyeberangi sungai yang disini disebut ketek.

Ketika saya membuat sketsa ini siang hari, saya amati beberapa dari pengendara motor yang sedang melintas banyak yang berhenti untuk melihat pemandangan 'tak biasa' ini. Saya akui kapal ini memang cukup menarik. Dengan bodi nya yang lumayan besar ia sukses menjadi point of interest bagi siapa saja yang sedang melihat ke arah sungai.

------------------------------------
lokasi: Tanggo Rajo, Jambi. Indonesia

diterbitkan juga di: http://arieharjanoviar.blogspot.com/

Sunday, July 17, 2011

sket bareng di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), bandung






Pada suatu sabtu sore di pekan ke-dua bulan mei yang lalu, anak - anak Indonesia's Sketchers Bandung kembali turun ke lokasi untuk melakukan sketsa bersama.
Lokasi yang kita datangi kali ini adalah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang dahulu lebih di kenal dengan nama kampus IKIP bandung.

Telah santer terdengar bahwa kawasan ini adalah salah satu tempat yang masih menyimpan kesejukan kota bandung, yang sekarang makin lama makin panas.
Tempatnya yang berada di daerah atas kota bandung (terminal Ledeng, menuju lembang) menyediakan keteduhan dan kesejukan yang juga di akibatkan pohon - pohon rindangnya yang masih kokoh berdiri.

Beberapa orang sketcher yang merekomendasikannya, adalah anggota kami yang juga mahasiswa kampus ini.

Berkumpul di pintu gerbangnya yang besar, tepat berada di tikungan jalan yang menanjak, kami mulai masuk ke dalam kampus. Spot pertama yang di tuju adalah Taman kampus Upi.

Terletak di bagian dalam, tepatnya di belakang Villa Isola, ini adalah taman yang sangat nyaman untuk di datangi. Kesan yang saya dapat ketika duduk di bangku taman ini adalah betapa asyiknya mahasiswa kampus ini punya tempat nongkrong sebuah taman kecil yang masih berfungsi sebagai taman.

Benarlah ketika datang, sudah ada beberapa orang muda - mudi sedang bercengkrama santai di taman itu.
Naluri sketsa teman -teman pun terstimuli dan tanpa harus pusing - pusing mencari objek, langsung mengarahkan pandangan berikut buku sketsanya kepada kedua insan tersebut. Cukup lama dan cukup banyak sketcher yang nyeket kedua muda - mudi ini, klo tak salah sekitar 4 orang seingat saya. Dan cukup lama waktu yang habis untuk fokus memindahkannya ke kertas sketsa.
Namun sayang, entah karena ilmu kami yang belum cukup mumpuni dalam 'mensketsa tanpa bayangan' (maksudnya: men sket orang, tanpa orang itu sadari bahwa sedang di sket) dua muda - mudi itu tau - tau sudah berjalan pergi melenggang melintasi jalanan taman.
Mungkin karena merasa terganggu di lirik -lirik terus, atau memang hendak pergi mencari minuman. entahlah.

Objek menarik berikutnya adalah sebuah patung di tengah taman yang saya sinyalir fungsi aslinya adalah pancuran air yang di bawahnya itu harusnya adalah sebuah kolam berbentuk kotak. Namun tidak ada air di dalamnya. kering begitu.
Patung ini memiliki bentuk artistik khas eropa. ornamen -ornamennya sangat mendetail menjadikannya bentuk yang sangat menarik.

Sementara di bagian lain taman terdapat sebuah kolam besar yang di pinggir - pinggirnya tersusun bangku - bangku taman mengelilingi, analoginya mungkin seperti danau mini.
Ini adalah tempat di mana sepasang muda - mudi yang saya ceritakan tadi duduk.

Sambil serius nyeket, di selingi obrolan santai, becandaan dan banyolan, kami di hampiri dua orang ibu - ibu muda yang menjual kue. Kue yang di bawanya banyak. Pilihannya banyak pula dan anak - anak pun mulai merapat.
Sambil makan kue, nyeket, dan ngobrol di bawah pohon yang rindang membuat suasana sore itu terasa pas dan asyik.
diatas yang menggunakan pensil adalah sketsa kedua ibu - ibu yang menjual kue itu.

Lalu lokasi berpindah ke bagian depan Villa Isola. Saya tidak mensketsa Villa tersebut, karena pada hari itu interes saya lebih ke sketsa figur orang.
Namun saya lihat banyak sekali teman - teman yang mensketsa Villa tersebut dengan antusias. Sampe ada 'lomba' cepet - cepetan sketsa oleh beberapa orang teman.
Salah satu yang sangat antusias dengan bangunan ini adalah Mas Yanuar, teman dari IS Jakarta yang hari itu sedang berada di bandung.

Sore itu diakhiri dengan sesi foto bersama di depan Villa dan foto hasil sketsa - sketsa yang di dapat hari itu.

Tampaknya Villa Isola memang menarik, saya dengar keesokan harinya beberapa orang teman janjian datang lagi kesini

Saturday, March 26, 2011

sket stasiun kereta api bandung ...


Hari ini saya dan teman - teman IS Bandung kembali mengadakan acara sketsa bersama. Acara di mulai jam 1 siang dengan titik kumpul di depan loket pintu utara Stasiun Kereta api kebon kawung (stasiun kereta api Bandung).
Yang datang cukup banyak, dan yang berencana akan datang lebih banyak lagi jika dilihat dari respon undangan yang di sebar melalui situs jejaring sosial.
Kami menunggu hingga jam setengah dua.
Setelah beberapa orang berdatangan, briefing sebentar, lalu langsung masuk ke dalam stasiun setelah sebelumnya terlebih dahulu membayar peron.

Di dalam stasiun banyak objek menarik. Para penumpang kereta, pedagang asongan, penumpang yang baru turun dari kereta, penumpang yang sedang menunggu kereta, petugas stasiun kereta ( dengan seragam yang khas) serta hal - hal yang berhubungan dengan kereta api itu sendiri. seperti rel, gerbong, lampu lalu lintas.

Saya lihat teman - teman yang lain banyak mengambil objek yang berbeda satu sama lain.


Saya sendiri tertarik dengan aktifitas berkumpul dan menggambar di ruang publik yang jarang saya temui sehari - hari, sehingga kumpulan teman - teman yang sedang duduk membuat gambar menjadi objek pilihan saya.

Diatas, saya mencoba mengambil suasana stasiun yang memperlihatkan calon penumpang sedang duduk menunggu kereta datang dengan beberapa elemen khas stasiun yang juga ter-capture di sketsa saya, walau tidak detail.
Garis besarnya saja.


Saturday, August 7, 2010

sketsa wisuda...


Acara wisuda sebuah kampus di bandung, dimana saya menjadi salah satu pesertanya. Berhubung momen ini terjadi hanya sekali dua kali dalam hidup, dari awal sudah berniat
untuk mengabadikannya ke dalam sketsa.
Namun karena padatnya acara, tidak banyak kesempatan utk nge- sket.. alhasil hanya meninggalkan satu gambar ini saja di dalam buku sket saya untuk acara tadi pagi.

..Di sket, di sela -sela ketika rektor memberikan pidato di depan mimbar.

sekali lagi Selamat kepada para Wisudawan!
happy graduation day!

Tuesday, August 3, 2010

sketches:Daily Activity #02

Bermain gitar adalah salah satu aktifitas menyenangkan yang dapat dilakukan untuk mengisi waktu luang.
Di tengah padatnya rutinitas sehari-hari yang terkadang membuat kita sering sampai pada titik jenuh, ada baiknya untuk meluangkan waktu sejenak dengan bersantai, sembari merileks kan pikiran. Ini adalah sketsa seorang teman yang sedang beristirahat dg bermain gitar, di tengah - tengah jadwal deadline yang padat.

*sementara saya memilih mengisi waktu istirahat dengan membuat sketsa..

sketches:Daily Activity #01

Mengabadikan aktifitas seorang teman mahasiswa desain grafis yang sedang merancang sesuatu menggunakan laptop, di ruang kerjanya.

Tuesday, June 8, 2010

dago atas


Salah satu view di jalan dago atas, kawasan yang masih cukup sejuk di kota bandung. Kebetulan kost - kostan saya berada di daerah ini. dan ini adalah jalan yang selalu di lewati setiap hari, baru di skets tadi pagi.

*sakura koi watercolor - pigma micron pen - edit coloring sdikit di photosop ( krna hasil scannya terlalu tajam)

8 juni 2010

Sunday, June 6, 2010

Monumen perjuangan, bandung



Monumen perjuangan rakyat jawa barat terletak di jl. dipati ukur, tepatnya di seberang gerbang kampus unpad, Bandung. Monumen ini berhadapan langsung dengan Gedung sate yang juga merupakan simbol dari kota bandung. Sebuah taman yang panjang dan lapangan gasibu membatasi kedua bangunan bersejarah ini.

Monumen perjuangan sendiri, terbuat dari beton ekspos dan merupakan stilasi dari rebung bambu yang menyimbolkan cikal-bakal bambu runcing, alat perjuangan yang populer pada masa perjuangan. Sebagai pusat dominasi, berdiri gagah burung Garuda Pancasila di bagian tengah monumen sebagai lambang negara dan simbol kebanggaan bangsa indonesia yang penuh makna sebagai sari pati budaya & pemersatu bangsa yang bermakna sangat universal.
Senang membuat sket ini. tgl 1 juni kemarin merupakan hari lahirnya pancasila. selamat hari jadi. Jayalah selalu!

Pada sore hari kawasan ini ramai oleh anak - anak muda dengan berbagai macam aktivitasnya. Kebanyakan berolahraga atau sekedar nongkrong. Namun kerapkali tempat ini di jadikan ajang trek-trekan (kebut-kebutan) motor, karena struktur jalannya (di depan monumen ke arah gedung sate) yang lurus dan panjang sehingga memungkinkan untuk saling adu kecepatan, dan seperti biasa lazimnya, acara baru bubar setelah pak polisi datang.

Pada hari minggu pagi tempat ini berubah jadi pasar tumpah. Ramai sekali. Kebanyakan barang dagangan yang bisa ditemui disini adalah pakaian dan aksesoris. Dari anak - anak sampai orang dewasa ada disini. namun ada pula yang menjual kebutuhan rumah tangga sehari - hari. dan tentunya makanan. dan pastinya; macet.



6 juni 2010, sore hari

Saturday, May 29, 2010

Pemukiman penduduk di daerah Dipati Ukur, Bandung
















Pemukiman penduduk dengan rumah-rumah yang padat merupakan salah satu ciri khas kota bandung, yang pastinya akrab dengan para mahasiswa yang kuliah disini. Disebabkan karena rata - rata daerah kost - kostan dengan harga sewa yang terjangkau biasanya berada di pemukiman penduduk yang padat seperti ini. Dan untuk mencari makanan tidak sulit karena di sepanjang jalanan ini, apalagi di waktu malam, berjejer tenda - tenda makanan dengan banyak pilihan. Sketsa ini adalah salah satu sudut pemukiman penduduk yang berada di samping Monumen Perjuangan rakyat, di jl. dipati Ukur, yang lokasinya juga tidak jauh dari simbol kota ;kampus unpad, seputaran Gedung Sate, Lapangan Gasibu.

Di sket dari tangga depan di dlm Monumen Perjuangan. lokasi pemukiman di samping kiri. di sore hari yang mendung

sabtu, 29 mei 2010